MISHBAH-membawa pada penerangan ummat

Selamat Datang di Situs MISHBAH (www.mishbah.co.nr) Ahlan wa Sahlan :) Situs Buletin MISHBAH Kerohanian Islam SMA Negeri 1 Klaten

Saturday, March 03, 2007

Insya Allah Dipindahkan situs Mishbah.co.nr

Insya Allah Akan dipindahkan situs ini ke Alamat dan Server yang Baru

Monday, September 11, 2006

SHALAT GERHANA BULAN DAN GERHANA MATAHARI

SHALAT GERHANA BULAN DAN GERHANA MATAHARI


Oleh
Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul



Shalat kusuf (gerhana bulan) dan khusuf (gerhana matahari) merupakan sunnat mua’kkad. Disunatkan bagi orang muslim untuk mengerjakannya. Hal itu didasarkan pada dalil berikut ini.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia bercerita bahwa pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terjadi gerhana matahari, lalu beliau mengerjakan shalat bersama orang-orang. Maka beliau berdiri dan memanjangkan waktu berdiri, lalu beliau ruku dan memanjangkannya. Kemudian beliau berdiri dan memanjangkannya –berdiri yang kedua ini tidak selama berdiri pertama-. Setelah itu, beliau ruku dan memanjangkan ruku, ruku-nya ini lebih pendek dari ruku pertama. Selanjutnya, beliau sujud dan memanjangkannya. Kemudian beliau mengerjakan pada rakaat kedua seperti apa yang beliau kerjakan pada rakaat pertama. Setelah itu, beliau berbalik sedang matahari telah muncul. Lalu beliau memberikan khutbah kepada orang-orang. Beliau memanjatkan pujian dan sanjungan kepada Allah. Dan setelah itu, beliau bersabda.

“Artinya : Sesungguhnya matahari dan bulan itu merupakan dua (tanda) dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dan tidak juga karena kehidupan seseorang. Oleh karena itu, jika kalian melihat hal tersebut maka hendaklah kalian berdo’a kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah”. Setelah itu, beliau bersabda : “Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang yang lebih cemburu dari Allah jika hambaNya, laki-laki atau perempuan berzina. Wahai umat Muhammad, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis” [Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani] [1]
Baca Selengkapnya

Friday, May 05, 2006

Mengenal Syiah

Kemunculan Firqoh(kelompok) Rofidhoh dimulai ketika munculnya seorang Yahudi dari yaman bernama Abdullah bin Saba’yang berpura2 masuk islam dan berpura2 mencintai Ahlul bait Nabi Sallalahu Alaihi Wasallam, bersikap berlebihan terhadap Ali bin Abi Tolib Rodhiallahu Anhu, mendakwakan bahwa Nabi telah mewasiatkan kepada Ali bin Abi Tolib untuk menjadi khalifah setelah wafatnya nabi lalu menganggapnya sebagai Tuhan, hal ini diakui oleh buku2 syiah.

Dalam buku Al Maqolat wal Firoq hal 10-21 : Al Qummi mengakui keberadannya dan menganggap ibnu saba’ sebagai orang pertama yang mengatakan bahwa nabi telah mewasiatkan kepada Ali untuk menjadi imam , bahwa Ali akan kembali lagi ke dunia setelah wafat, dan orang pertama yang memulai mencela dan memaki Abu Bakar, Umar, Utsman dan seluruh sahabat nabi. Hal ini seperti dikemukakan Naubakhti dalam bukunya Firoqusyi’ah hal 19-20. Al Kisyi juga mengemukakan hal yang sama dalam bukunya Rijalul Kisyi hal 106-108. pengakuan adalah bukti yang terkuat dan mereka adalah pemuka ulama rofidhoh.

baca Selengkapnya

Edisi Mei 2006

test....

Wednesday, April 26, 2006

Test Web

Test...test

Sunday, April 02, 2006

Bersegeralah dalam Kebaikan

Bersegeralah dalam Kebaikan
KotaSantri.com : Sahabat…Bisa jadi jejak langkah kita di dunia ini tidak akan lama lagi. Entah hari ini, esok, atau lusa. Kita harus meninggalkan dunia yang fana ini. Kita harus ridha meninggalkannya. Kita tak pernah tahu kapan kita harus kembali untuk menghadapNya. Menghadap dalam makna mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan baik-buruk selama hidup. Kita seringkali melupakan atau pura-pura lupa bahwa, Malaikat Maut tengah bersiap-siap untuk menjemput kita. Setiap saat. Kapan saja!
Baca Selengkapnya

Saturday, April 01, 2006

Mishbah.co.nr Edisi April 2006

Ahlan Wa sahlan di www.mishbah.co.nr